Kuliner

Kumpulan Resep Lumpia Isi Tahu Kornet yang Mudah dan Simpel untuk Dibuat di Rumah

Lumpia, camilan tradisional ini dapat diisi dengan berbagai bahan seperti sayuran, daging ayam, udang kecil, rebung, tahu, dan lainnya. Jenis lumpia sangat beragam, mulai dari isinya, cara pembuatannya, hingga jenis kulit yang digunakan.

Umumnya, lumpia digoreng, tetapi ada juga lumpia basah seperti yang biasa ditemukan di Jawa Barat. Sesuai namanya, kulit lumpia basah ini tetap lembut dan halus. Selain itu, ada juga lumpia yang menggunakan kulit dari tahu.

Jadi, tahu tidak hanya menjadi isian, tetapi juga menjadi bahan pembungkus lumpia. Sudah pernah mencobanya? Menggunakan kulit tahu untuk membuat lumpia akan menambah cita rasa gurih. Yuk, coba buat lumpia berkulit tahu sendiri di rumah! Kamu juga bisa menggunakan bahan lain yang ada di rumah untuk variasi rasa yang lebih beragam.

 

  1. Lumpia isi tahu

Bahan-bahan:

  • 3 blok tahu putih
  • 1 butir telur ayam
  • Ayam suwir
  • 1 buah wortel
  • Tauge secukupnya
  • Daun bawang

Bumbu:

  • Bawang putih cincang
  • Lada
  • Garam, gula, dan kaldu bubuk

Cara Membuat:

  1. Hancurkan tahu menggunakan garpu.
  2. Potong wortel dan daun bawang sesuai selera.
  3. Campur semua bahan isian: tahu, wortel, tauge, daun bawang, dan telur. Aduk rata.
  4. Panaskan minyak untuk menumis, tumis bawang putih cincang, tambahkan bahan isian, tumis hingga matang, lalu tambahkan bumbu. Tiriskan.
  5. Siapkan kulit lumpia, ambil 1,5 sendok makan isian lalu gulung. Olesi ujung kulit dengan air putih agar menempel.
  6. Goreng dalam minyak panas di atas api kecil sampai kuning keemasan.
  7. Sajikan dengan cabai rawit.

 

  1. Lumpia isi tahu wortel

Bahan:

  • Kulit lumpia sebanyak 15 lembar
  • Tahu putih seberat 400 gram, hancurkan
  • Daun bawang 2 batang, iris halus
  • Telur 1 butir
  • Bawang putih 3 siung, haluskan
  • Lada bubuk 1/4 sendok teh
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Wortel 1 buah, potong dadu

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan dalam sebuah mangkuk besar, aduk rata.
  2. Ambil selembar kulit lumpia, isi dengan 1 sendok makan adonan tahu atau sekitar 35 gram.
  3. Lipat dan gulung kulit lumpia. Rekatkan ujungnya dengan sedikit putih telur.
  4. Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil. Goreng lumpia hingga matang dan berwarna keemasan.
  5. Tiriskan lumpia yang sudah digoreng di atas kertas dapur untuk menghilangkan sisa minyak.
  6. Sajikan lumpia tahu dengan cabai rawit sebagai pelengkap.

 

  1. Lumpia isi tahu kornet

Bahan:

  • Kulit lumpia siap pakai: 6 lembar
  • Tahu kuning: 3 buah
  • Kornet sapi: 1 sendok makan
  • Telur ayam: 1 butir
  • Daun bawang iris
  • Gula, garam, dan penyedap rasa secukupnya
  • Merica

Cara membuat:

  • Hancurkan tahu dan kornet sampai halus. Campurkan dengan semua bahan lainnya dan bumbu di dalam sebuah wadah, aduk rata.
  • Ambil 1 sendok makan adonan isi dan masukkan ke dalam setiap lembar kulit lumpia.
  • Goreng lumpia dengan minyak yang sudah dipanaskan sedang (jangan terlalu panas) hingga kecokelatan.
  • Angkat lumpia dan tiriskan sebelum disajikan.

Semoga resep ini bermanfaat bagi Anda! Jangan ragu untuk mencoba dan eksperimen dengan variasi bahan sesuai selera. Terima kasih telah membaca resep ini dan selamat mencoba membuat berbagai resep lumpiah isi tahu di rumah. Sampai jumpa lagi di kesempatan berikutnya!

6 Olahan Khas dari Beras yang Dapat Menggantikan Nasi

6 Olahan Khas dari Beras yang Dapat Menggantikan Nasi

Braintumorevents – Beras sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Indonesia sebagai salah satu makanan pokok. Bahkan ada pepatah yang tidak bisa dipisahkan: “Jika Anda tidak makan nasi, Anda tidak makan namanya”. Beras sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga sebanding dengan pendapatan utama masyarakat yang sebagian besar dari sektor pertanian. Indonesia adalah lumbung padi, begitulah.

 

Selain beras, masyarakat Indonesia memiliki kearifan tersendiri dalam mengolah beras sebagai bahan pangan yang luar biasa. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam menciptakan kelezatan kuliner yang lezat dan merupakan warisan nusantara. Makanan yang berbahan dasar nasi ini bisa menjadi pengganti nasi untuk memenuhi kebutuhan kalori kita sehari-hari, beberapa di antaranya bisa dirangkum sebagai berikut.

 

  1. Ketupat

Ini adalah jenis beras olahan yang dapat ditemukan di seluruh Indonesia. Nama lain di beberapa daerah adalah Kupat (Sunda) dan Tipat (Bali), Topat (Sasak), Katupat (Banjar) dan sebagainya. Ketupat dibuat dengan cara membungkus nasi dengan tisu dari daun kelapa muda (janur) yang dibentuk sedemikian rupa. Beberapa memiliki tujuh sudut (telapak tangan), yang lain memiliki enam sudut (jajar genjang). Ketupat biasanya disajikan pada acara-acara besar umat Islam seperti Idul Fitri. Ketupat biasanya disajikan dengan berbagai makanan seperti lotek, gado-gado, sate dan sebagainya.

Harga beras menjelang ramadhan https://www.teknogoo.com/keuangan/jelang-ramadhan-harga-beras-turun-023-persen/

 

  1. gratis

Buras atau burasa yang berasal dari Makassar adalah sejenis nasi olahan dengan rasa asin dan aroma yang khas. Hal ini dikarenakan cara yang dilakukan cukup menarik. Nasi diaron dengan santan dan bumbu lainnya, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk menjadi bujur sangkar pipih dan diikat dengan tali. Bungkusan tersebut kemudian dimasak hingga benar-benar matang. Saya pikir, jangan tanya. Lezat dan beraroma, cocok untuk melengkapi semangkuk Coto Makassar.

 

  1. panjang

Dikembangkan di Pulau Jawa, Lontong merupakan jenis olahan nasi yang memiliki banyak varian dan paling mudah ditemukan. Cara membuatnya sangat sederhana. Nasi dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus selama beberapa jam hingga matang. Aromanya khas karena dibungkus dengan daun pisang, dan terkadang berwarna hijau di bagian luar dan putih di bagian tengah. Di berbagai daerah, lontong disajikan dengan lauk yang berbeda dan memiliki nama sendiri yang bervariasi dari lontong sayur, lontong balap, lontong cap go meh dan lain-lain.

 

  1. Lepet

Orang Sunda menyebutnya Lepeut, sedangkan di beberapa daerah di Sumatera dikenal dengan sebutan Lepat. Lepet adalah sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan. Bentuknya hampir menyerupai lontong, namun tidak berwarna hijau karena sendoknya dibungkus dengan daun kelapa muda. Selain itu, lepet memiliki isian dan cara penyajian yang berbeda-beda. Ketan dikukus kemudian dicampur dengan santan, daun pandan, dan garam.

 

Diaron ditambahkan ke dalam campuran ini, kemudian kacang tanah dan kelapa parut dan dibungkus dengan daun kelapa muda. Kemasannya berbentuk silinder memanjang dan diikat dengan tali. Di Sumatera, Lepat berisi campuran gula aren dan kelapa parut dan dibungkus dengan daun pisang.

 

  1. Leman

Merupakan olahan khas yang berasal dari suku Dayak, namun juga dapat ditemukan di beberapa daerah lain di Indonesia. Orang Batak memanggilnya Lomang, sedangkan orang Minangkabau memanggilnya Lamang. Bagi orang Dayak, Lemang selalu hadir pada Tahun Baru Padi, sebuah perayaan yang berlangsung setelah panen padi.

 

Lemang memiliki rasa yang gurih dan nikmat. Ketan dicampur dengan santan kemudian dibungkus dengan daun pisang dan ditaruh di bambu. Kemudian lemang dibakar di perapian selama beberapa jam sampai matang. Perpaduan antara daun pisang gosong dan bambu memberikan aroma dan rasa lemang yang khas.

 

  1. Cookie

Bakcang berasal dari daerah Tionghoa, namun sudah sangat dikenal dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya yang keturunan Tionghoa. Bakcang sering dijadikan salah satu menu wajib di beberapa perayaan Tionghoa, namun bisa juga ditemui setiap hari.

 

Bakcang terbuat dari beras ketan dengan berbagai isian mulai dari jamur, udang dan bumbu lainnya. Kemasannya terdiri dari daun bambu panjang yang telah didetoksifikasi kemudian dirangkai membentuk piramida segitiga.